Selasa, 04 Mei 2021

PENGAPLIKASIAN DFD

 



Manfaat dari DFD, yaitu :

  • Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu samaa lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi.
  • DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, bahwa DFD merupakan alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada aspek fungsionalitas dari sistem.
  • DFD ini merupakan alat perencanaan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Berikut contoh pengaplikasian DFD untuk peminjaman buku diperpustakaan : 




Referensi : 
http://intan_meutia.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/52223/sistem-peminjaman-buku-di-suatu-perpustakaan.pdf





DATA FLOW DIAGRAM (DFD)



    Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan bubble chart, bubble diagram, model proses, diagram alur kerja atau model fungsi. DFD ini juga sering dibuat oleh para analis untuk membuat rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program. 

 Berikut beberapa fungsi dari Data Flow Diagram (DFD), yaitu :
  • Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi
  • DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem.
  • DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program. 
 Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah :

  • ·         Pemberian nama untuk tiap komponen DFD

    Komponen Terminator mewakili lingkungan luar dari sistem, tetapi mempunyai pengaruh terhadap sistem yang sedang dikembangkan ini. Agar pemakai mengetahui dengan lingkungan mana saja sistem mereka berhubungan. Lalu Komponen Proses mewakili fungsi sistem yang akan dilaksanakan atau menunjukkan bagaimana fungsi sistem dilaksanakan oleh seseorang, sekelompok orang atau mesin. Komponen proses menunjukkan aturan-aturan yang akan dilaksanakan oleh seseorang dibandingkan dengan memberikan nama atau identitas orang yang akan melaksanakannya.

     Kemudian, untuk pemberian nama untuk komponen data store menggunakan kata benda, karena data store menunjukkan data apa yang disimpan untuk kebutuhan sistem dalam melaksanakan tugasnya. Dan yang terakhir komponen alur data, dimana untuk menamainya lebih baik menggunakan kata benda. Karena alur data ini menunjukkan data dan  informasi yang dibutuhkan dan yang dikeluarkan oleh sistem dalam pelaksanaan tugasnya.

  • ·         Pemberian nomor pada komponen proses

    Berguna agar pembacaan suatu proses dalam suatu diskusi akan lebih mudah dengan hanya menyebutkan prosesnya saja jika dibandingkan dengan menyebutkan nama prosesnya, khususnya jika nama prosesnya panjang dan sulit. Dan juga untuk menunjukkan referensi terhadap skema penomoran secara hirarki pada levelisasi DFD.

  • ·         Penggambaran DFD sesering mungkin agar enak dilihat

    Penggambaran sebuah DFD dilakukan sampai terbentuk DFD yang enak dilihat, dan mudah dibaca oleh pemakai dan profesional sistem lainnya. Keindahan penggambaran DFD tergantung pada standar-standar yang diminta oleh organisasi tempat profesional sistem itu bekerja dan perangkat lunak yang dipakai oleh profesional sistem dalam membuat DFD. Dan untuk proses penggambarannya sendiri dapat dilakukan dnegan memperhatikan hal-hal berikut, yaitu:

1.      Ukuran dan bentuk proses

2.      Alur data melingkar dan alur data lurus



3.      DFD dengan gambar tangan dan gambar menggunakan mesin

  • ·         Penghindaran penggambaran DFD yang rumit

    Agar model yang dibuat itu mudah dibaca dan dimengerti tidak hanya oleh profesional sistem yang membuat DFD, tetapi juga oleh pemakai yang berpengalaman dengan subyek yang terjadi. Hal ini berarti DFD harus mudah dimengerti, dibaca, dan meyenangkan untuk dilihat. Dimana apabila terlalu banyak proses, terminator, data store, dan alur data digambarkan dalam satu DFD, maka ada kemungkinan terjadi banyak persilangan alur data dalam DFD tersebut.

  • ·         Pemastian DFD yang dibentuk itu konsiten secara logika

    Peggambaran DFD harus konsisten terhadap kelompok DFD lainnya. Profesonal sistem menggambarkan DFD berdasarkan tingkatan DFD dengan tujuan agar DFD yang dibuatnya itu mudah dibaca dan dimengerti oleh pemakai sistem. Yang sesuai dengan salah satu tujuan atau syarat membuat DFD.


Referensi : 

https://shineofscience.wordpress.com/2013/09/27/syarat-syarat-pembuatan-data-flow-diagram/

 


SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART

  Berikut beberapa simbol-simbol Flowchart yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu : 1. Flow Direction Symbols. Simbol ini digunakan untuk ...