Minggu, 25 Oktober 2020

Perusahaan Dan Lingkungan Perusahaan

 



1.  ~ Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.
        Contoh:  - Perseroan Terbatas (PT)
                       - Commanditaire Vennootschap (CV)   
                       - Firma (FA)

     ~ Lingkungan Perusahaan adalah keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Lingkungan perusahaan dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:
a. Lingkungan Eksternal, faktor-faktor diluar dunia usaha yang mempengaruhi kegiatan perusahaan. Lingkungan Eksternal dapat dibedakan menjadi 2:
  • Lingkungan Eksternal Makro, lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. 
           Contoh: -Sumber Daya Alam (SDA)
                        - Politik dan Hankam
                        - Perekonomian
  • Lingkungan Eksternal Mikro, lingkungan eksternal yang berpengaruh langsung terhadap kegiatam usaha.
          Contoh: - Pemasok/supplier
                        - Perantara
                        - Teknologi

b. Lingkungan Internal, faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi. 

          Contoh: - Tenaga kerja
                        - Peralatan dan mesin
                        - Permodalan

     ~ Letak Perusahaan adalah tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/pabrik dipengaruhi oleh faktor ekonomi, untuk efisiensi yang berkaitan dengan biaya.
 
          Contoh: - Letak perusahaan yang terikat pada alam
                        - Letak perusahaan yang ditetapkan pemerintah
                        - Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi

     ~ Tempat Perusahaan adalah kantor pusat perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor kelancaran hubungan dengan lembaga lainnya.

           Contoh: -Lembaga pemerintahan
                         - Lembaga keuangan
                         - Pelanggan

2. Menurut saya, lingkungan kerja yang baik itu merupakan salah satu faktor penunjang produktivitas karyawan yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan tingkat kinerja dari masing-masing karyawan. Sehingga lingkungan kerja yang baik mempunyai makna yang penting bagi pekerja dalam menyelesaikan tugasnya. 
        Seandainya di sebuah perusahaan tidak memiliki lingkungan kerja yang baik maka para karyawan akan merasa tidak nyaman dan mereka juga tidak akan fokus dan dapat mempengaruhi efektifitas dan efisiensi dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, lingkungan kerja perlu mendapat perhatian yang sangat serius dan utama karena lingkungan kerja yang baik merupakan rumah kedua bagi mereka setelah tempat tinggalnya. Berikut beberapa kriteria dari lingkungan kerja yang baik:
  • Manajemen yang baik
    Satu hal yang menjadi tolok ukur atau kriteria lingkungan kerja yang baik adalah manajemen. Manajemen menjadi penentu utama apakah karyawan betah bekerja di satu perusahaan atau tidak. Jika manajemen sebuah perusahaan tidak baik, hal tersebut akan menghasilkan turnover rate yang tinggi. Karyawan tidak akan betah berlama-lama tinggal di sebuah perusahaan dengan manajemen yang tidak baik dan tidak mendukung.
  • Dukungan antar rekan kerja
    Hubungan yang suportif antar karyawan menjadi kriteria apakah sebuah lingkungan kerja tergolong baik atau tidak. Setidaknya, lingkungan kerja yang baik bisa mengakomodasi komunikasi dan hubungan pertemanan yang baik antar karyawannya. Anda sebagai karyawan atau pun pimpinan bisa mengobrol santai dengan karyawan atau pimpinan lainnya. Jika tidak ada komunikasi yang akrab di antara karyawan selain masalah bisnis, bisa dikatakan lingkungan kerja tersebut tidak sehat.
  • Bersih dan nyaman
    Idealnya, lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan yang dibersihkan setiap hari. Ada seseorang yang memastikan Anda bisa bekerja dengan nyaman di ruang tersebut. Tidak ada sampah, tidak ada debu, dan tidak ada serangga di dekat area kerja Anda. Jika lingkungan kerja Anda kumuh, kotor, dan berantakan, maka hal tersebut tidak baik bagi produktivitas dan kesehatan karena bisa memicu alergi maupun penyakit.
  • Ada personal space
    Lingkungan kerja yang baik adalah lingkungan kerja yang menyediakan personal space. Karyawan akan merasa lebih penuh ide dan motivasi jika berada di ruang kerja yang memiliki personal space. Meski kantor Anda tidak terlalu luas dan hanya memiliki sedikit space, namun hal tersebut bisa diakali dengan memberi sekat dan pembatas antar ruang kerja satu dan yang lain.

3. Menurut saya memiliki ciri-ciri tersendiri dalam menjalankan sebuah bisnis itu sangat penting, karena hal itu bisa menjadi suatu karakteristik bagi perusahaan yang kita jalankan dan juga hal tersebut dapat mendukung kelancaran bisnis yang dijalankan. Dimana karakteristik yang perusahan kita miliki bisa menjadi daya tarik tersendiri dimata konsumen. 
    Sehingga banyak para konsumen merasa penasaran dengan bisnis yang sedang kita jalankan. Selain ciri khas yang harus kita miliki di sebuah perusahaan, kita juga harus memiliki sikap kreatif dan inovatif sehingga kita bisa menciptakan sebuah produk-produk yang sesuai dengan apa yang perusahaan kita inginkan.
    Untuk membuat ciri khas yang berbeda tentu bukanlah hal yang mudah, namun lebih sulit lagi untuk mempertahankan ciri khas bisnis yang dijalankan seiring dengan berjalannya waktu. Nah berikut ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk tetap mempertahankan ciri khas bisnis anda sehingga nantinya bisnis tetap berjalan lancar.

1. Menentukan identitas warna

    Faktor warna menjadi salah satu unsur psikologis yang akan menarik minat konsumen. Tentunya, setiap warna memiliki unsur psikologisnya masing-masing. Bahkan, beberapa diantara Anda pernah bereksperimen untuk mengetahui pentingnya unsur warna dalam sebuah produk. Sebagian besar jawabannya pasti banyak yang menyatakan jika warna akan berpengaruh terhadap bisnis yang dijalankan. Sehingga, akan sangat penting untuk menentukan identitas warna yang pas sesuai dengan produk Anda yang nantinya menjadi identitas dari bisnis yang dijalakan.

2. Sapa konsumen dengan panggilan khas

    Cara lainnya untuk mempertahankan identitas dari bisnis Anda adalah dengan panggilan-panggilan unik yang diberikan kepada konsumen. Cara ini memang banyak dilakukan pelaku bisnis saat ini untuk menyapa pelanggan atau calon konsumen. Panggilan-panggilan khas ini akan membuat konsumen tertarik untuk datang ke tempat Anda.Dengan memberikan panggilan unik ini, konsumen yang datang akan merasa lebih santai dan tidak kaku kepada Anda. Namun, untuk pemilihan nama panggilan ini, tentunya Anda harus berhati-hati. Jangan sampai nantinya memberikan kesan yang menyinggung hati konsumen.

3. Mengenalkan produk lewat sosial media

    Saat ini media sosial memang dapat digunakan sebagai media promosi yang akan memperkenalkan bisnis Anda ke pasar. Namun, saat menyajikan konten-konten mengenai bisnis di media online, tentu saja harus mempertimbangkan kualitas penyajian dari jasa atau produk yang ditawarkan. Untuk mendapat kualitas yang baik dalam penyajian produk, tentu saja Anda harus mengetahui dengan jelas siapa target pasar. Selain itu, pastikan jika penyajian dari produk tersebut lebih bersifat universal.

4. Sesekali berikan gift kepada konsumen

   Sebagian besar dari pelaku bisnis, tentunya memikirkan bagaimana untung dan rugi dari bisnis yang dijalankan. Hal ini sebenarnya bukanlah hal yang salah, tapi akan lebih baik lagi jika Anda juga memikirkan mengenai konsumen-konsumen Anda yang loyal. Mendapatkan konsumen yang loyal, tentu akan sangat menguntungkan. Hal ini akan sangat memengaruhi perjalanan bisnis Anda ke depannya. Untuk itu, agar membuat pelanggan semakin senang berbisnis dengan Anda, coba berikan gift gratis. Hal-hal sederhana semacam ini akan membuat hubungan yang semakin erat antara Anda dengan pelanggan.

5. Hindari mencotek gaya bisnis dari kompetitor

    Dalam membuka bisnis, tentu Anda harus berhati hati apalagi jika bidang bisnis yang dijalankan cukup tren saat itu. Akan lebih baik jika Anda membuka bisnis yang lebih ikonik dan tidak sama dengan lainnya. Meskipun nantinya ada saja orang lain yang mengikuti bisnis, namun konsumen jelas akan mengetahui bisnis mana yang lebih berkualitas. Mana yang menjadi founder dan mana yang hanya mengikuti saja. 

Tetap Yakin Meskipun Berbeda

    Apapun bidang bisnis yang dijalani, pastikan jika hal tersebut benar-benar original dan tidak meniru orang lain. Meskipun hal tersebut berbeda, tapi Anda jangan takut dan tetaplah percaya diri. Yang terpenting adalah memahami bisnis yang dijalankan serta memiliki rencana bisnis yang matang untuk ke depannya. Sehingga, nantinya bisnis Anda tetap berjalan lancar, meskipun banyak bisnis lainnya yang menjadi saingan.

Referensi :

https://economy.okezone.com/read/2017/09/14/320/1775938/agar-bisnis-memiliki-ciri-khas-yang-menarik-sapa-konsumen-dengan-panggilan-khas

https://www.sodexo.co.id/kriteria-lingkungan-kerja-yang-baik/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SIMBOL-SIMBOL FLOWCHART

  Berikut beberapa simbol-simbol Flowchart yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu : 1. Flow Direction Symbols. Simbol ini digunakan untuk ...